Seragam
Di harian KOMPAS kemarin ada berita, bahwa pengadaan seragam tidak boleh ditangani oleh pihak sekolah, ini adalah peraturan walikota. Menurut saya hal ini ada positif dan negatifnya. Positif karena pihak sekolah akan tidak terbebani, khususnya beban mental atas tuduhan ‘mengambil keuntungan’. Juga siswa bisa membeli bebas di luar sekolah. Negatifnya, menurut saya, baju yang dibeli siswa, tidak akan benar-2 seragam, tetapi ini masalah kecil yg tidak perlu dirisaukan. Juga negatifnya, tidak ‘one stop shopping’, artinya urusan sekolah ini tidak sekali urus selesai, biasanya orangtua yang kelabakan. Seandainya semua urusan memasukkan anaknya ke sekolah bisa selesai dalam waktu singkat tentu akan menyenangkan para orangtua. Misalnya, tinggal bayar ke sekolah lalu soal baju, buku dll, semua langsung beres
Nah bagaimana pendapat anda?